About Me

My photo
Indonesia
Alamat: Jl. Andi Nohong No.51 , Panreng, Kec. Baranti, Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Kode Pos 91652. Email : kaharuddin.anwar@gmail.com FB : Kaharuddin Anwar Pin BBM : 53BBE933 atau lewat telpon/sms di: LINE, WHATSAPP, WECHAT (aktif) 082332115544 dan 081342115544

Sunday, July 22, 2012

Mencegah dan Mengatasi Walet Kabur

Buku ini juga merupakan kumpulan jawaban atas berbagai macam pertanyaan yang diajukan selamaini. Mengapa walet kabur dari sebuah gedung? Padahal koloni walet ini sudah bertahun-tahun berbiak dengan baik. Ada seorang ibu dari Gresik mengeluhkan populasi waletnya dari tahun ketahun terus menurun. Bayangkan, menurut informasi dari ibu Gresik itu, semula total produksisarang waletnya mencapai 30 kg. Namun sekarang tinggal 5 kg. Kenapa bisa demikian?Penyebab walet kabur dari sebuah gedung, bisa disebabkan faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal antara lain, adanya predator, teknis panen salah, papan sirip yang lapuk dll, namunini masih bisa dicegah atau masih bisa ditanggulangi. Faktor eksternal, misalnya, terjadinyakebakaran yang merembet ke gedung walet atau bencana gempa bumi. Akhir oktober 2008 lalu sayasengaja menikmati perjalanan darat dari Padang ke Bengkulu. Beberapa gedung walet di bangunantara lain di Painan, Kapas, Air Haji, Putri Hijau. Saat masuk Muko-Muko saya melihat beberapagedung walet retak dan sebagian lain rusak akibat gempa bumi yang terjadi belum lama ini. Faktor ini diluar kemampuan manusia.Di Banda Aceh dan sekitarnya, bencana tsunami telah menyebakan rusaknya bangunan waletsehingga walet harus pindah gedung lain. Teman saya yang gedung waletnya di Jl. Tengku Umar-Banda Aceh ketiban rejeki. Dalam waktu 1 bulan usai tsunami, mendadak populasi waletnyameningkat tajam.Faktor eksternal yang saya ceritakan di atas adalah faktor eksternal sesaat. Namun ada faktor eksternal yang akibatnya sangat buruk dan mengancam perkembangan populasi walet dalam waktuyang panjang, bahkan selamanya. Gedung yang semula produktif, lambat laun ditinggal pergi penghuninya. Kemana waletnya? Jawabnya, regenerasi walet tak berjalan secara baik. Walet tuaakhirnya mati. Walet muda yang tersisa pindah ke daerah lain. Sebab pokok adalah hilangnyadaerah pakan, mungkin karena industrialisasi, menyempitnya areal persawahan, gersangnya hutan,dll.Menurut catatan kami, daerah yang mulai ditinggalkan walet, antara lain wilayah pantura pulauJawa. Tak sedikit gedung walet di pantura yang merosot produksinya. Populasi walet dari tahun ketahun telah berpindah ke daerah hijau - daerah pakan. Atas kondisi ini, maka muncul ide membuat pakan untuk walet, berupa serangga kecil yang dihasilkan oleh serbuk olahan. Tetapi apakah itu bisa mengatasi masalah? Cukupkah pakan tersebut untuk memenuhi kebutuhan walet sehari-hari?Beberapa teman yang mencoba produk tersebut banyak yang mengeluh. Sebagian cuma bisa mengangkat kedua bahunya. Sumber :http://duniawalet.com

No comments:

Post a Comment