About Me
- Kaharuddin Anwar
- Indonesia
- Alamat: Jl. Andi Nohong No.51 , Panreng, Kec. Baranti, Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Kode Pos 91652. Email : kaharuddin.anwar@gmail.com FB : Kaharuddin Anwar Pin BBM : 53BBE933 atau lewat telpon/sms di: LINE, WHATSAPP, WECHAT (aktif) 082332115544 dan 081342115544
Sunday, July 22, 2012
Rekaman Suara Burung Walet
Budidaya burung walet tak bisa dipisahkan dengan penggunaan rekaman suara walet. Baik yangdirekam menggunakan compak disc/ CD atau memory card/ MMC. Suara rekaman ini sangat pentingsebagai syarat mutlak dalam memanggil & membudidayakan walet. Bahkan penggunaansuara rekaman itu berlangsung long time atau seterusnya. Mengapa demikian? Sebab denganmenggunakan suara rekaman walet, burung-burung walet lain akan terpancing ke gedung kita,selain juga berfungsi untuk mencegah burung kita tidak tersedot ke gedung lain.Apakah sulit membikin suara rekaman walet? Jawabnya sangat mudah. Bukankah modalnya hanyamembeli CD suara walet di toko, didukung memiliki keterampilan mengoperasionalkan komputer,kemudian cara kerjanya cuma memotong suara dan menyambung suara yang ada di CD walet yangtelah dibeli itu. Jadilah CD suara walet yang baru ! CD suara walet ‘jadi-jadian’. CD suara walet bajakan. CD semacam ini banyak beredar di pasaran.Tapi benarkah sesederhana itu? Tentu tidak ! Untuk menciptakan CD suara walet yang berkualitasdan memiliki daya sedot yang tinggi, haruslah memahami arti dan makna bahasa walet. Waletmemiliki suara yang sangat variatif yang ditentukan oleh faktor umur, serta faktor yangmempengaruhi suasana psikologis walet saat itu. Sebagai peneliti sejak pertengahan tahun 1999,saya mencatat tidak kurang dari 99 suara yang dikeluarkan oleh burung berliur mahal ini.Variasisuaranya ternyata lebih banyak walet dibanding burung ocehan.Sebagai contoh, pada suara anak/ piyik walet yang sedang lapar menunggu kedatangan induknya,akan terdengar bunyi suara yiik...yiik..yiik.. Semakin lapar piyik walet, akan semakin cepat dankeras nada & iramanya. Begitu pula dari segi faktor umur, tentu ada perbedaan volume suara piyik.Saya mencatat ada 9 suara variatif yang berbeda-beda sejak walet umur ’balita’ sampai menjelangterbang. Piyik walet yang baru berumur 10 hari ini seperti terlihat difoto, suaranya pasti berbedadengan piyik yang umur 25 hari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment